Minggu, 22 Maret 2015

Merry Riana, Mimpi Sejuta Dolar

Hai Guys Postingan kali ini adalah postingan perdana aku di blog Blogger Unsri. Jadi yang pernah baca postingan aku tentang First Gathering Blogger Unsri 2015, pasti tau kalo aku kebagian label atau kategori review film. Nah ini adalah postingannya. Biar gak susah aku langsung copy paste dari sana ya. Harap maklum, siapa tau ada yang belum baca. Kan lumayan buat nambahin postingan :)
Mungkin sebagian besar dari kalian mengira aku bakal ngereview film-film baru yang lagi ngehits di bioskop, pengen sih tapi apa daya akhir-akhir ini keuangan sedang memprihatinkan, jadi banyak mikirnya kalo  mau nonton. Aku juga udah pernah nanya sama ketua Blogger Unsri, Bang Oi, gak harus film baru kan? Belum ada sponsor yang mau ngebiayain bolak balik bioskop soalnya, dan beliau bilang gak papa. Jadi sekarang aku mau ngereview film yang udah aku tonton kurang lebih tiga bulan yang lalu dan aku belum sempet ngereviewnya di blog personal aku, Merry Riana, Mimpi Sejuta Dolar.


sumber: twiiter.com

Merry Riana tayang di bioskop-bioskop Indonesia pada 24 Desember tahun lalu, di tanggal itu aku masih di kampung halaman, libur semester ganjil. Jadi aku nonton film Merry Riana ini di awal bulan Januari bersama dua teman kosanku. FYI, kami nonton di jam tayang terakhir, jam 9 malem dan filmnya kelar jam 11 malem. Aku gak ngerasa takut saat pulang (walaupun harus jalan kaki) karena dua temenku itu cowok-cowok setengah mateng. Gak ding, becanda. Mereka cowok dan 99% aku aman lah jalan di tengah dua cowok.

Balik ke pembahasan, film Merry Riana ini bercerita tentang bagaimana perjalanan Merry sendiri hingga akhirnya berhasil mendapatkan gaji sejuta dolar di usia mudanya. Yap, base on true story alias berdasarkan kisah nyata. Peran Merry Riana sendiri dimainkan oleh Chelsea Islan. Awal kisahnya dari kerusuhan 1998, dan Merry merupakan ras Cina/Tionghoa yang saat itu sangat dibenci dan diusir oleh rakyat pribumi. Ayah Merry memutuskan untuk mengirim Merry ke luar negeri, Singapura, dengan harapan anaknya dapat bertemu teman lamanya di sana. Inilah awal dari semuanya. Dengan berat hari Merry berangkat sendirian meninggalkan keluarganya. Mengapa Merry berangkat sendirian? Ini karena mereka sudah menjual semua yang bisa dijual dan hanya bisa mendapatkan satu tiket. Setibanya di Singapura, Merry mencari alamat teman ayahnya dan saat ia berhasil mendapatkannya, ia malah diusir karena orang yang tinggal di tempat itu bukanlah teman ayahnya yang sedang ia cari.

Merry menangis, bingung. Di sebuah taman ia menyalakan satu-satunya aset yang ia miliki, laptop sang Ayah yang sudah mulai tua. Ia mencari-cari sinyal wifi dan ada seorang ibu separuh baya memberikan password wifinya dan Merry langsung menggunakannya untuk mengirim email mengabari keluarganya di Indonesia. Masih menggunakan internet, ia membuka sosial media mendapati ada teman SMAnya yang juga berada di Singapura, Irene yang diperankan oleh Kimberly Rider.

Dengan bantuan Irene, Merry dapat diam-diam tinggal di asrama Irene dan lolos ujian seleksi dan diterima di salah satu perguruan tinggi terbaik di Singapura. Namun semua tak seindah yang ia bayangkan. Merry harus membayar $40.000 jika ingin kuliah. Tentu saja Merry tidak mempunyai uang sebanyak itu. Satu-satunya cara adalah mengikuti program student loan, di mana Merry bisa kuliah dan saat lulus ia harus membayar $40.000 tersebut. Namun Merry harus mempunyai orang yang bisa bertanggung jawab atau penjamin. Karena Irene tidak dapat menjadi penjamin karena alasan mereka sebaya, Merry harus mencari kakak senior. Merry tidak mempunyai siapa pun di sana.

Ia pun bertemu dengan teman Irene yang juga berasal dari Indonesia, Alva, yang diperankan oleh Dion Wiyoko. Awalnya Alva keberatan karena tidak mengenal Merry sama sekali. Kira-kira begini percakapan yang terjadi di antara mereka.

Alva: Berapa pendapatan dan pengeluaran kamu? Kamu yakin sanggup membayar angsuran setiap bulannya?
Merry: *menulis di sebuah note kecil* ini laporan keuangan aku, sekarang pendapatan aku nol dan sekarang aku bakal cari uang untuk mengubah angka nol itu *pergi dengan tujuan mencari uang secepatnya*

Setelah memberi segala macam syarat termasuk menyuruh Merry mencari kerja sambilan dan melihat kegigihan Merry untuk mendapatkan uang, Alva pun setuju untuk menjadi penjamin Merry. Merry sadar bahwa ia harus kuliah dengan sebaik mungkin tetapi ia harus sukses secepatnya. Maka sambil kuliah ia mencoba berbagai macam cara untuk melipatgandakan uangnya, mulai dari menyebar brosur sampai main saham beresiko tinggi. Kondisi ekonominya naik turun, ia pernah makan roti keras dengan harga termurah hingga makan makanan mahal yang enak. Yang paling membuatnya terpuruk adalah ia menginvestasikan semua uangnya pada sebuah perusahaan dan perusahaan tersebut bangkrut.

Singkat cerita, akhirnya Merry mendapat pekerjaan baru di mana pekerjaan tersebut adalah pekerjaan Alva. Alva rela memberikannya pada Merry. Ternyata Alva memiliki perasaan pada Merry, namun Merry tau pasti bahwa Irene sangat menyukai Alva. Belum sempat ia mengatakan apapun pada Alva saat Alva menyatakan cintanya, Irene sudah salah paham dan mengusir Merry dari kamarnya. Merry tidak bisa berbuat apa-apa.

Singkat cerita Merry akhirnya bergabung dengan perusahaan asuransi dan ia harus mendapatkan nasabah sebanyak mungkin untuk mendapatkan uang yang banyak. Sampai akhirnya ia bertemu lagi dengan ibu separuh baya yang pernah memberinya sinyal wifi di awal kedatangannya ke Singapura. Nenek ini ternyata bernama Miss Noor. Miss Noor inilah yang akhirnya membuat mimpi Merry menjadi nyata. Karena beliau, Merry berhasil mendapatkan sejuta dolar pertamanya.

Ia lulus tepat waktu dengan nilai yang memuaskan dan juga dapat melunasi biaya kuliahnya. Irene? Menyadari kesalahpahamannya dan kembali menemui Merry untuk meminta maaf dan mereka kembali berteman dan tentu saja Irene sudah melepaskan Alva untuk bersama Merry. Merry mengundang keluarganya untuk datang ke Singapura dan merayakan kelulusannya. Sebelumnya, ibunya pernah menjenguknya ke Singapura dengan uang seadanya dan ini juga membuat Merry semakin semangat untuk sukses secepatnya, karena tidak tega melihat keluarganya hidup dalam kesulitan dan terus mencemaskan dirinya.

Sukses yang akhirnya diraihnya memang sekilas tidak masuk akal. Di usianya yang masih sangat muda, ia berhasil mendapatkan gaji sejuta dolar yang jika dirupiahkan bukan main banyaknya. Apalagi sekarang satu dolar berbanding dengan tiga belas ribu rupiah. Semoga keuangan negara kita segera membaik. Tapi itulah yang terjadi. Jika Merry bisa, kenapa kita tidak dan masih saja bermalas-malasan dalam menjalani studi?

Yang bisa kita jadikan pelajaran dari kisah Merry adalah setiap orang pasti pernah terpuruk. Berada di titik terendah dalam kehidupannya. Jika menjadi roda, sedang berada di bagian bawah. Lantas apa kita harus berdiam diri tanpa melakukan perubahan? Jawabannya tentu tidak. Kita harus bangkit dan berusaha untuk berada di atas. Kerja keras, adalah kunci utama untuk mendapatkan kesuksesan. Sukses sendiri mempunyai definisi berbeda-beda setiap sudut pandang manusia yang melihatnya. Sekarang, apakah kita sudah meraih sukses itu? Tanyakan pada dirimu sendiri! Jika belum, kita harus bangkit dan melakukan segala upaya terbaik untuk menggapai sukses tersebut. Terus semangat dan terus berjuang. Pastikan masa depanmu cerah karena sukses merupakan hal utama agar bisa mencapainya.

sumber: lovelytoday.com

Satu kalimat Merry di film yang masih aku ingat dan selalu terdengar keren adalah “I will fight till the end, and I will never give up!”

So guys, this is the end of the post. Thanks for reading. Kalo ada masukan film yang bagus entah itu film lama, baru, bergenre drama, komedi, ataupun kisah nyata kayak ini, bolelah tulis di kolom komentar siapa tau bisa jadi referensi buat aku. Dan yang mau berbaik hati nraktir nonton, aku siap kapan aja kok. Sekali lagi terima kasih sudah mau baca. Ditunggu kritik dan sarannya! 

47 komentar:

  1. ini filmnya cukup menginspirasi sih. keren. *padahal awalnya cuma mau liat celsea island doang*

    entar review minion dan furious7 ya, tiyak. xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku blm nonton minion sama furious7 haw. fokus uas nih :')

      Hapus
  2. reviewnya bahkan lebih bagus dari filmya sendiri mbak

    BalasHapus
  3. Aku gak begitu tahu Merry Riana, awalnya cuma liat spanduk - spanduk di jalan kalau yang mengumumkan kalau ada acara dengan Riana yang jadi hostnya, atau buku - bukunya yang terpampang di gramedia. Taunya sewaktu itu kalau ada nama Merry Riana pasti berkaitan dengan satu juta dollar, hanya sebatas itu. Setelah baca review filmnya, akhirnya sedikit mengerti siapa Merry Riana itu dan kisahnya.

    Ada film bagus yang menginspirasi seperti Merry Riana ini, judulnya Pursuit of Happyness, kisah nyata juga, dibintangi oleh Will Smith yang memerankan Chris Gardner, seorang gelandangan yang berpendidikan rendah yang akhirnya menjadi Milyader.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya buku Merry Riana juga mahal banget :')

      menarik tu film rekomen dr kamu, nanti lah di cari :) makasih ya

      Hapus
  4. Aku sendiri sukak bukunya.. Jauh lebih banyak haru dan sedihnya sih.. :'D

    BalasHapus
  5. Inspiring banget nih film :)

    BalasHapus
  6. artikelnya sangat bermanfaat dan sangat membantu dalam menambah pengetahuan saya.
    terimakasih banyak gan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kembali kasih radang tenggorokan :')

      Hapus
  7. informasinya sangat menarik, saya tunggu artikel" selanjutnya yang lebih menarik ya gan.
    thanks gan.

    BalasHapus
  8. informasinya sangat menarik dan juga bermanfaat untuk menambah wawasan saya.
    terimakasih banyak gan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kembali kasih pantangan setelah operasi :')

      Hapus
  9. sangat bermanfaat gan,, ane tunggu ya artikel" selanjutnya. Thanks gan

    BalasHapus
  10. Terimakasih atas artikel yang bermanfaat ini, semoga bisa bermaanfaat untuk saya dan lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sama sama alzheimer -____-

      Hapus
  11. merry riana itu sosok seorang wanita muda yang sangat menginspirasi para wanita muda lainnya..

    BalasHapus
  12. informasinya sangat bermanfaat sekali, semoga sukses, ditunggu ya informasi selanjutnya, terimakasih :)

    BalasHapus
  13. nambah lagi nih wawasan pengetahuan ane, artikelnya sangat bermanfaat gan.
    thanks ya

    BalasHapus
  14. gak sia-sia saya berkunjung ke blog agan, artikel nya sangat bermanfaat menambah wawasan saya.
    thanks ya gan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sama sama alergi debu -___-

      Hapus
  15. informasinya singkat namun penuh arti dan sangat bermanfaat.
    thanks bos.

    BalasHapus
  16. Film nya sangat mengisnpirasi banget ya.. pengen nonton lagi filmnya nih..

    jangan lupa kunjungan baliknya ya gan. thanks

    BalasHapus
  17. artikelnya sangat bermanfaat, thanks ya gan

    BalasHapus
  18. informasinya sangat bermanfaat, menambah wawasan saya.
    thanks ya

    BalasHapus
  19. gak ada bosen" nya ya baca buku marry riana.. seru banget dan sangat menginspirasi

    BalasHapus
  20. sangat bermanfaat gan infonya.
    sorry ya blogwalking :D
    jangan lupa kunjungan baliknya gan hehe
    thanks ya

    BalasHapus
  21. bermanfaat sekali gan, ditunggu artikel-artikel selanjutnya ya.
    thanks

    BalasHapus
  22. gak ada bosen"nya lho aku nnton film marry riana, soalnya filmnya seru dan menginspirasi banget.

    jangan lupa kunjungan baliknya gan, thanks ya

    BalasHapus
  23. kunjungan rutin gan, hehe sorry ya blogwalking.
    jangan lupa kunjungan baliknya. thanks ya.

    BalasHapus
  24. terimakasih informasinya sangat bermanfaat, saya tunggu artikel" selanjutnya ya..
    jangan lupa kunjungan baliknya gan, thanks

    BalasHapus
  25. Informasinya sangat lengkap dan bermanfaat, semoga makin sukses ya gan..
    thanks

    BalasHapus
  26. Artikelnya sangat bermutu dan bermanfaat untuk menambah wawasan kami.
    sorry ya blogwalking hehe
    thanks

    BalasHapus

Jadilah blogwalker yg baik dan jangan jadi silent reader.. Berkomentarlah sebelum diharamkan.. No Spamming, No SARA. karena udah aku setting NO CAPTCHA :* (@tutiarahmi_)